We Got Married [Part 2]

PART 2

Main Cast : EXO-K Kai | Miss A Suzy | f(x) Krystal | Lee Jong Suk

Rating : PG-15

Genre : Romance, Sad, Family, Household

Length : 6 Parts

Suzy POV

“Kim Jong In-ssi, kau menikahi putri sulung Kelurga Bae yang bernama Bae Soo Ji. Kau akan melindungi istrimu apapun keadaannya, baik sehat maupun sakit. Kau bisa melakukannya?” pastur pernikahan mengucapkan janji pernikahan sembari terus tersenyum kepada Kai.

Aku mendongak sedikit untuk melihat wajah Kai. Aku berharap ia berkata tidak karena aku tidak mau menikah dengannya. Sama sekali tidak terbayangkan olehku dia berdiri di sampingku di gereja ini, mengenakan setelan jas hitam yang menawan.

Kai mengangkat wajahnya dan menoleh ke arahku. Ia menatapku agak lama dan kemudian tersenyum kecil. Aku tidak tahu kenapa dia malah tersenyum kepadaku.

“Iya, aku bisa melakukannya,” katanya yang lalu memalingkan wajahnya ke arah pastur dan menghapus senyum dari wajahnya. Apa maksudnya?

“Bae Soo Ji-ssi, kau menikahi putra sulung Keluarga Kim yang bernama Kim Jong In. Apa kau akan melindungi suamimu dalam keadaan sehat baik sakit?” tanya pastur kepadaku.

“Mm..,” aku menundukkan kepalaku sejenak. Ya, aku tidak mau pernikahan ini terjadi. Tapi—apa boleh buat? Ini demi ayah dan perusahaan ayah yang sedang berantakkan. Aku tentu saja tidak bisa mengurus perusahaan ayah. Hanya Kai yang bisa melakukannya.

“Bae Soo Ji-ssi?” tuan pastur memanggil namaku dan aku hanya bisa mendongak sambil menggigit bibir bagian bawahku. Aku melirik Kai yang ternyata sedang memperhatikanku.

“Apa kau bisa melakukan ikrar itu?” tanya tuan pastur lagi. Membuatku menatapnya.

Aku memejamkan mataku dan menghembuskan nafasku panjang. Kemudian aku membuka kedua mataku, “Aku— ragu-ragu.”

Tuan pastur menggeleng kecil mendengar jawabanku, “Di dalam ikrar suci ini hanya ada jawaban ya atau tidak. Jangan ragu-ragu,” katanya kepadaku.

“A-aku..,” aku benar-benar tidak tahu harus menjawab apa sampai Kai menggenggam tanganku yang basah akibat keringat dingin. Aku menoleh ke arahnya. Apakah dia ingin menikah denganku? Dia seperti ingin mendengar jawaban ‘ya’ dari bibirku.

“Bagaimana Soo Ji-ssi?” tuan pastur berkata lagi.

Aku menoleh sebentar ke arah tuan pastur dan kembali melihat ke arah Kai yang menundukkan kepalanya. Entah mengapa, aku juga menggenggam tangannya erat. Ia menoleh ke arahku dan akupun mengumpulkan keberanian untuk menjawab….

“Ya, aku bisa melindungi suamiku baik sehat maupun sakit,” ucapku dengan sedikit ragu.

Kudengar, Kai menghembuskan nafasnya panjang. Apakah dia lega akhirnya aku menjawabnya dengan jawaban ya?

Suzy POV end

Author POV

Hopes and Fears

Suzy dan Kai baru saja tiba di hotel dimana mereka akan menginap beberapa hari di Jeju. Mereka terpaksa menjalani bulan madu di Jeju. Tadinya mereka direncanakan berbulan madu di Paris. Tapi Suzy bilang Jepang lebih bagus daripada Paris. Namun, dibandingkan dengan Jepang, Kai memilih Jeju karena lokasinya lebih dekat.

Padahal mereka berdua tidak ingin bulan madu namun lebih ingin berlibur-_-

BRUK!

Suzy meletakkan kopernya dengan keras begitu sampai di kamar hotel yang memiliki satu kasur berukuran king size. Ia mendengus melihat kenyataan itu. Dia tidak bisa membayangkan akan tidur satu kasur dengan Kai. Kecuali disini ada sofa panjang atau selimut tebal untuk ia tidur di lantai. Yang ada malah dua buah sofa kecil beserta meja kaca kecil. Walaupun material lantai di kamar ini adalah kayu, Suzy tidak yakin dia bisa tidur tanpa selimut di lantai.

Kai muncul dari balik punggung Suzy dan langsung merebahkan badannya di atas kasur, “Ah.. aku capek sekali—“

“Padahal aku ingin sekali ke Jepang..,” Suzy duduk di salah satu sofa kecil di kamarnya dengan Kai itu.

“Pergi saja sendiri ke Jepang! Aku ingin disini,” kata Kai ketus.

“Apa sih yang membuatmu memilih Jeju dari Paris dan Jepang?” gerutu Suzy.

“Aku ingin melihat Krystal Jung,” Kai menjawab pertanyaan-yang-tidak-sengaja Suzy.

Suzy tertegun mendengar nama gadis yang disebut Kai, “Siapa dia?”

“Mantan pacarku yang ke-enam belas. Tepatnya yang terakhir,” kata Kai dengan enteng.

“Mantan pacar?” gumam Suzy. Kemudian dia berdeham, “Berarti aku yang ketujuh belas?”

Kai tertawa kecil sambil bangkit untuk duduk di kasur, “Enak saja kau yang ketujuh belas..”

Suzy mengerucutkan bibirnya, “Eo? Maksudmu enak saja?”

Kai tertawa lagi. Ia berdiri dan membereskan pakaiannya yang sedikit awut-awutan. Kemudian bercermin sebentar.

“Kau mau kemana?” tanya Suzy begitu Kai menyambar jaket hitam.

“Mau mengunjungi Krystal,” jawab Kai sambil menutup pintu kamar dengan kasar. Membuat Suzy sedikit terkejut.

“Kenapa dia kasar sekali?” gerutu Suzy.

Hopes and Fears – End

___

Krystal, seorang gadis yang lemah lembut namun terkesan modis dan fashionable itu sedang duduk di sebuah kafe serba strawberry milik orang tuanya. Ia sedang menatap kosong layar laptopnya, berharap menemukan ilham untuk ia buat sebuah karya tulis. Ia sangat terobsesi dengan cita-citanya sebagai novelis.

“Tidak usah dipaksakan,” ujar ibunya, Nyonya Jung yang sedang membersihkan meja kotor, “Ilham datangnya tidak disengaja. Percuma kamu menunggu dan mencari-cari ilham—“

“Aish.. eomma!” Krystal membanting pensilnya ke meja, “Aku sudah hampir menemukannya tadi!”

Nyonya Jung tertawa kecil, “Daripada mencari ilham, kau mencari jodoh saja..”

Krystal mengacuhkan ibunya. Ia tidak mau kehilangan ilham lagi.

“Annyeonghaseyo—“ sapa seorang laki-laki berkulit gelap kepada Nyonya Jung.

“Kafe ini sudah tutup,” kata Nyonya Jung sambil menengadah ke sumber suara, “EOMMO!”

Laki-laki berkulit gelap yang ternyata adalah Kai itu tersenyum begitu manis. Sehingga Nyonya Jung tidak lupa akan senyuman yang beberapa tahun lalu selalu Nyonya Jung dapatkan dari orang yang sama, “Eommonim..”

“Kai-gun?” Nyonya Jung terdengar sangat gembira melihat Kai ada di hadapannya.

Krystal mendadak menghentikan pencarian ilham-nya. Ia melihat ke arah Nyonya Jung dan Kai, “Kkamjjong!”

Kai tertawa mendengar Krystal masih memanggilnya dengan sebutan Kkamjjong. Ia rindu sekali dengan suara riang khas Krystal. Berbeda dengan mantan-mantan yeojachingu-nya, Kai begitu tulus mencintai Krystal.

“Oi!” Kai mendekati Krystal, “Apa yang sedang kau lakukan?”

Selagi Kai duduk, Krystal mematikan laptopnya, “Hanya menulis. Bagaimana kau bisa kesini?”

“Aku?” Kai menunjuk wajahnya, “Aku pergi berlibur.”

Krystal terkekeh, “Berlibur di Jeju? Kenapa di Jeju?”

“Aku ingin melihatmu,” kata Kai jujur.

“Benarkah?” Krystal tampak bahagia mendengar jawaban Kai.

“Eo. Benar.”

“Kalau begitu kenapa kita tidak ke laut saja sore ini?” tawar Krystal.

Kai mengangguk, “Boleh juga.”

___

Semenjak Kai keluar untuk mengunjungi Krystal, Suzy terus-terusan di depan TV. Ia tidak tahu mau apa, jadi ia menonton TV saja selama dua jam di kamar. Kalau tidak ada acara yang menarik, ia akan beralih ke handphone dan memanfaatkan Wi-Fi yang ada untuk searching. Tapi ia malah bingung mau searching apa.

“Aish..,” Suzy mengeluh sambil berguling ke sisi lain di kasur satu-satunya di kamar itu, “Ini tidak menyenangkan..”

Seharusnya tadi ia membawa buku diam-diam agar ia bisa membaca buku. Tapi Ibunya tadi melarang keras untuk membawa buku, dan ia mengira Kai akan mengajaknya berjalan-jalan karena Kai bilang Kai tahu banyak tempat-tempat indah di Jeju. Ternyata Kai malah pergi dengan gadis lain.

“Disini pasti ada kolam renang,” gumam Suzy sambil mengambil posisi duduk di kasur. Kemudian ia berjalan keluar kamar untuk menemukan kolam renang di hotel ini.

___

Krystal dan Kai berjalan berdua di pantai sambil menunggu sunset yang segera berakhir. Tidak ada kecanggungan diantara mereka. Seperti—pasangan kekasih lainnya, mereka terlihat mesra ketika bermain air. Bahkan mereka tidak malu-malu untuk bergandengan tangan.

“Jadi—“ Krystal menyibak rambutnya yang setengah basah, “Kau kesini untuk melihatku.”

“Eo,” Kai tertawa kecil sambil menendang air ke arah Krystal.

“Jangan lakukan ini lagi! Aku sudah hampir basah kuyup!” jerit Krystal.

Kai tertawa puas setelah membuat Krystal menjerit-jerit, “Kau terlihat cantik jika basah kuyup.”

“Tapi aku tidak suka basah,” kata Krystal.

“Baiklah,” Kai berhenti menendangi air ke arah Krystal, “Sudah hampir gelap. Sebaiknya kau pulang dan ganti baju.”

“Jjakkaman!” Krystal menghadang Kai di hadapan Kai.

“Mwoyya?” Kai melemparkan smirk andalannya ke arah Krystal.

“Katamu kau rindu padaku ‘kan?”

Coin’s Love Theme

“Eo,” jawab Kai.

“Katamu kau kesini untuk melihatku ‘kan?”

“Eo. Benar,” jawab Kai lagi.

“Apa berarti kau masih mencintaiku?”

Kai terdiam sebentar, “Eo, aku masih mencintaimu.”

“Apa aku bisa kembali ke sisimu?” tanya Krystal tanpa ragu.

Kai menatap Krystal, “Aku—“

“Wae?”

“Aku—“ Kai menelan ludahnya, “tidak bisa.”

Mata Krystal bertanya-tanya kenapa Kai tidak bisa membiarkannya kembali ke sisi Kai lagi, “Wae?”

“Aku ingin—tapi tidak bisa,” kata Kai lagi.

Krystal menyipitkan matanya, “Apa kau sudah menikah?”

Kai merasa tertohok. Benar, dia sudah menikah. Apa dia akan mengatakannya kepada Krystal? Atau akan menyembunyikannya? Kai lagi-lagi menelan ludahnya, “Belum. Aku belum menikah. Hanya saja—“

“Hanya saja apa?” Krystal heran, “Jangan-jangan kau memiliki pacar?”

“Iya. Aku sudah memilikinya,” kata Kai kemudian. Ia bernafas lega, “Apa kau marah karena aku memiliki penggantimu?”

Krystal menggeleng pelan, “Apa hak-ku untuk melarangmu berpacaran lagi? Aku tidak berhak marah kepadamu. Kau kesini dengan pacarmu itu?”

“Iya,” jawab Kai putus asa. Daripada dia berbohong kepada seorang gadis yang ia cintai ini, lebih baik ia mengatakan yang sejujurnya tanpa melukai batin si gadis, “Mianhae.”

“Untuk apa?” Krystal terkekeh. Kemudian ia menepuk bahu Kai, “YYA! Kalau kau sudah punya pacar kenapa kau bilang masih mencintaiku? Untung pacarmu tidak mendengarnya. Kalau iya, dia pasti sudah menghabisiku.”

Kai ikut terkekeh, “Ia bukan tipe orang yang seperti itu.”

“Berarti dia tidak sepertiku? Dia sangat girly ‘kan?” goda Krystal.

“Aku belum tahu tipe gadis seperti apa dia. Dibilang pendiam tidak—“ tiba-tiba Kai teringat kejadian di kantin. Sewaktu Suzy melemparkan sapu tangan ke mukanya, “Kasarnya juga sepertinya bukan.”

Krystal iri kepada ‘pacar’ Kai, “Dia pasti sangat unik dan cantik.”

“Cantik apanya??” protes Kai penuh power, “Betisnya sangat besar! Kemudian badannya tidak bagus! Kulitnya putih, tapi terlalu pucat seperti kulit lumpia. Belum lagi rambut panjangnya selalu menghalangi wajahnya!”

Krystal tertawa, “Mau bagaimanapun bentuknya, ia tetap pacarmu. Kau mencintainya. Ya ‘kan?”

Kai menggaruk kepalanya sendiri, “Sudahlah—jangan membahas ini.”

“Lebih baik kau kembali ke penginapan, sebelum pacarmu marah.”

“Aku tidak ingin—“ Kai mendengus.

“PPALI!” Krystal  mendorong Kai menjauh dari pantai.

Coin’s Love Theme – End

___

Suzy mencelupkan kedua kakinya ke dalam kolam renang sedalam dua meter yang tidak jauh dari penginapannya. Dan tidak jauh juga dari pantai. Hanya cukup bersepeda dua puluh menit untuk kesana.

Melihat betisnya yang cukup besar, Suzy mendengus, “Kenapa aku memiliki kaki yang besar seperti ini?” gumamnya.

Tiba-tiba suara dari perutnya terdengar. Ia lapar. Ia belum berani memesan makanan, karena Kai belum kembali ke penginapan. Takutnya ia memesan makanan yang tidak Kai sukai. Selain itu, uang semuanya dikendalikan oleh Kai, dan disimpan Kai sendiri. Nyonya Bae tidak bisa mempercayai Suzy yang ceroboh. Bisa saja, uang itu hilang atau habis dalam sekejap karena kebiasaan boros Suzy.

“Aku lapar—“ Suzy mengelus perutnya.

Seorang pria bertubuh jangkung keluar dari kamarnya yang berseberangan dengan kolam renang dimana Suzy menunggu Kai. Ia tersenyum melihat Suzy mengelus-elus perut. Ia tahu gadis berkaki besar itu lapar. Makanya ia keluar dengan satu bungkus roti.

Namanya Lee Jong Suk. Ia datang dari Seoul ke Jeju untuk menjenguk saudaranya yang sakit. Kulitnya yang putih bersih serta bibir merah menyala miliknya membuat Suzy sedikit tertarik dari ujung kolam. Suzy terus memperhatikan Jong Suk yang berjalan santai ke arahnya sembari tersenyum juga ke arahnya.

“Annyeonghaseyo,” sapa Jong Suk kepada Suzy.

“Ne—annyeonghaseyo,” Suzy membalas sapaan sopan Jong Suk.

“Boleh aku duduk disini juga?” tanya Jong Suk kepada Suzy.

Suzy melongo, “Iya, boleh.”

Lee Jong Suk pun duduk di sebelah Suzy dan mencelupkan kedua kakinya seperti Suzy. Kemudian tanpa basa basi ia memberikan roti kepada Suzy, “Aku memperhatikanmu sedari tadi di kamarku,” katanya sambil sedikit tertawa, “Bukankah kau lapar? Makanlah.”

Suzy menatap si roti dan kemudian menerimanya, “Terima kasih. Tapi kenapa kau memperhatikanku?”

“Karena kau penghuni baru disini,” jawab Jong Suk jujur, “Aku memang suka memperhatikan orang. Seperti SPY.”

Sambil mendengarkan Jong Suk, Suzy melahap roti pemberian Jong Suk, “SPY ‘kan mata-mata.”

“Apa mata-mata tidak memperhatikan orang?” tanya Jong Suk.

“Siapa yang bilang tidak?” Suzy menoleh ke arah Jong Suk di tengah-tengah acara mengunyah rotinya, “Rotinya enak. Terima kasih.”

Melihat ekspresi Suzy, Lee Jong Suk tertawa. Membuat Suzy sedikit bingung dan tertawa juga, “Kenapa kau tertawa?” tanyanya.

Jong Suk memegangi perutnya, “Ekspresimu sangat menyenangkan, kau lugu sekali.”

“Ne?” sekarang giliran Suzy yang tertawa, “Lugu? Aku ini ice princess di kampusku.”

“Benarkah? Tapi ngomong-ngomong kau menghiburku. Aku sangat senang bertemu denganmu.”

Suzy menghabiskan rotinya, “Kau juga cukup menghiburku. Terima kasih atas rotinya dan juga karena kau menemaniku disini.”

“Ne,” Jong Suk tersenyum, “Namaku Lee Jong Suk.”

“Aku Bae Suzy,” Suzy mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan Jong Suk. Dan tanpa ragu-pun Jong Suk menerima uluran tangan Suzy.

“Ngomong-ngomong berapa umurmu?” tanya Jong Suk kepada Suzy.

“Aku kelahiran tahun 1994. Jadi—“ Suzy menghitung berapa umurnya tahun ini.

“Masih dua puluh tahun?” Jong Suk shock, “Aku kelahiran tahun 1989.”

“Ne?!” suara Suzy melengking tajam, “Kukira kau seumuranku. Kalau begitu aku akan memanggilmu Oppa?”

Jong Suk tertawa lagi, “Boleh. Aku suka panggilan itu.”

“Aku juga menyukainya,” Suzy mendengus, “Aku harap aku memanggil suamiku sendiri dengan sebutan Oppa. Tapi suamiku seumuran denganku.”

“Kau sudah menikah?” Jong Suk berhenti tertawa. Ia memasang mimik serius, “Apa kau kesini untuk bulan madu?”

Walking Towards You – 2AM Jinwoon

“Ne.”

“Lalu dimana suamimu sekarang?”

“Dia menemui mantan pacarnya.”

Sementara Suzy dan Jong Suk berbincang, Kai sudah sampai di penginapan. Ia berjalan gontai ke arah kolam renang. Namun begitu melihat Suzy dengan seorang pria yang tidak ia kenal, ia menghentikan langkahnya.

“Jjamkaman,” Jong Suk memperhatikan daerah mulut Suzy, “Cokelat di ujung bibirmu,” katanya sambil menunjuk ujung bibirnya sendiri.

Dari lokasinya, Kai bisa mendengar percakapan Jong Suk dan Suzy. Ia penasaran apa selanjutnya, “Kalau sampai pria itu menyentuh Suzy—aku tidak ada ampun,” gumamnya tanpa sadar ia cemburu, “Kenapa aku jadi mengintip seperti ini?”

“Oh—“ Suzy mengelap ujung bibirnya yang sama sekali tidak ada noda cokelat, “Sudah?”

“Sebelah sini,” Jong Suk membersihkan ujung bibir Suzy yang lainnya dengan ibu jarinya. Tangannya yang kiri memegangi leher Suzy agar tidak bergerak, sehingga ia bisa membersihkannya dengan benar, “Kau makan dengan tergesa-gesa. Sepertinya kau lapar sekali.”

“Aku memang terkadang makan dengan ceroboh,” kata Suzy, “Terima kasih, Jong Suk-ssi.”

Jong Suk tersenyum malu, “Cheonmanhaeyyo, Suzy-ssi.”

Kai merapatkan giginya. Ia sudah melihat adegan itu dengan mata kepalanya sendiri. Tapi kenapa ia cemburu ketika ia tidak menyukai Bae Suzy?

Ending Theme : Walking Towards You – 2AM Jinwoon

Advertisements

24 comments

  1. Elistya Kim99 · December 19, 2014

    Zyeonn teruslah buat kai cemburu, biar si kai itu sadar kalo sebenar.a dia sudah jatuh cinta sama qm .dan jongsuk oppa teruslah bersikap begitu pda zyeonn biar zyeonn gk kesepian di jeju karana suaminya “kai” malah pergi nemuin mantan pacar.a yg masih di cintainya itu #aishh

    next.a ditunggu thor FIGHTING

  2. ratuhermikusumah · December 19, 2014

    keren thor keren sering” aja buat kai cemburu XD
    joaaah ditunggu konfliknya ya/? XD
    ckckck kasihan zy eon dia ditinggal kai sendirian engga dikasih uang buat makan dan pulangnya malem untung ada jongsuk oppa penolong suzy 😀
    ditunggu lanjutannya ya thor hwaiting 😀
    ciee kai mulai cemburu XD

  3. zullasuez · December 19, 2014

    omo jongin udah mulai cemburu

  4. veda · December 19, 2014

    aigoo kai… msa lg bulan madu dy mlah ktmu sm mntan pcarnya #ckckck
    hooooo apa kai ska ma suzy??? dy cmbru bngt liat suzy sm jong suk #kkk
    NEXT PART 😀

  5. Leny · December 20, 2014

    Kai katanya cinta ma krystal,tp kok cemburu liat suzy-jongsuk..lanjv thor~~~~!!!

  6. desy · December 21, 2014

    Wow ada jongsuk oppa hhhehe
    Kai mulai cemburu nih… ok lanjut y

  7. YJiY · December 21, 2014

    keren.. next next thor..

  8. eighteensan · December 21, 2014

    Update sooooooon .
    Newwwwwww readerrrrr .
    Anyeong ♥♡♥

  9. dina · December 21, 2014

    yah cemburu juga kan kai.. semua yg liat suzy pasti suka kkk.. dilanjut author

  10. mila · December 22, 2014

    ternyata jongin cemburu juga…….
    lanjut thor

  11. sondankh simamora · December 28, 2014

    Hore! Jongin cmburu ama Suzy! Kkk

  12. parkheni · January 6, 2015

    udah nemuin mantan pacar seenaknya,,
    ehh main cemburu az,,
    omo,, jongin mulai cemburu,, joha

  13. Serty · January 6, 2015

    Kai mulai cemburu………
    Itu, berarti…….
    Gomawoyo.

  14. grasylla · January 7, 2015

    Omo…. ada lee jong suk…. bukannya suzy pernah di gosip kan sama jong suk jadi suka ceritanya ….

  15. Dezee · January 8, 2015

    Hahaha kai cemburu. Kai sih tiba2 langsu nemu’in mantan pacar ngaku2 pcar lg pdahal istru ckckck
    gmn akizy?

  16. Dewi Kim L · January 13, 2015

    hahahaha kai lucu yah. next thor ^^

  17. ji · February 5, 2015

    Wah gak butuh waktu lama ternyata… dan ada jong suk juga disini joha joha hehe…

  18. lovesooji · February 5, 2015

    omo ada Lee Jong Suk…
    baca next part^^

  19. kky · April 10, 2015

    Oho, kai cemburu buta.. Kenapa kai ngomong kalau suzy pacarnya??

  20. nanatuan · May 16, 2015

    Eh ada bang Jong suk!
    Hayoo, kai oppa cemburu-kah?

  21. Vani · June 3, 2015

    Kai masih cinta ama krystal tapi cemburu liat suzy ama jongsukk.. gmn sih kaii. Yg bener atuh jangan labil wkwkkwk

  22. Kai Suzy · June 5, 2015

    Hoho, rasain tuh kkamjong cemburu kan?? Zyeonn buat kkamjong itu makin cemburu ne

  23. rifqa0390 · June 27, 2015

    Seoranv kai cemburu??
    Katanya betis besar,trz kulit pucat tp tetep aja cemburu….

  24. suzyholic · October 25, 2015

    Hahhaaha
    Kai ini gimanaa sih..
    Blng cinta krys tapi cemburu ama suzy
    Hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s