[Part 5] We Got Married

Untitledl

PART 5

Main Cast : EXO-K Kai | Miss A Suzy | f(x) Krystal | Lee Jong Suk

Rating : PG-15

Genre : Romance, Sad, Family, Household

Length : 6 Parts

Author POV

Suzy dengan gusar menunggu bus di halte terdekat dari rumahnya. Ia tidak bisa bernafas dengan baik karena itulah yang terjadi jika ia panik. Seharusnya tadi ia meminta kunci mobil kepada Kai, tapi melihat Kai tidur dengan pulasnya sampai mengigau—ia jadi tidak tega membangunkannya.

Setiap sepuluh detik sekali, Suzy memeriksa jam tangannya. Kedua kakinya yang tidak bisa diam, menjadi pusat perhatian orang-orang yang menunggu di halte yang sama.

Tak lama, sebuah mobil sport warna hitam parkir di depan halte. Suzy sama sekali tidak peduli dengan hal itu. Yang ia pedulikan adalah sebuah bus -yang entah kapan menghampiri halte ini.

Kaca mobil sport tersebut perlahan turun. Si pemilik adalah seorang laki-laki berkulit putih pucat, bermata sipit, dan berbibir merah. Laki-laki tersebut memperhatikan Suzy dan kemudian tersenyum, “Bae Suzy-ssi!”

Suzy mencari-cari sumber suara. Dan setelah melihat seseorang di mobil sport yang sudah lama parkir di depannya, ia bangkit dari tempat duduk, “Annyeonghaseyo, Lee Jong Suk-ssi!”

Laki-laki yang ternyata Lee Jong Suk itu terkekeh, “Mau kemana?”

“Ne?” Suzy kemudian mencerna pertanyaan Jong Suk, “A-aku harus buru-buru ke rumah sakit..”

“Rumah sakit mana?” tanya Jong Suk lagi.

“Cheongdamdong—“ jawab Suzy.

“Naiklah!” ajak Jong Suk.

“Aniyeyo. Aku akan menunggu bus-nya…”

“Katamu, kau terburu-buru?”

Suzy menggigit jari telunjuknya. Kemudian ia berjalan cepat mendekati mobil sport Jong Suk. Ia memutuskan untuk menuruti ajakan Jong Suk, “Ne. Apa tidak apa-apa?”

Jong Suk tersenyum, “Ne, gwenchanayyo. Kebetulan aku juga mau ke Cheongdamdong. Naiklah!”

“Ah.. ne!” jawab Suzy yang kemudian masuk ke dalam mobil Jong Suk dengan gusar. Beberapa detik kemudian, Jong Suk menaikkan kaca jendela dan meminta Suzy untuk memasang sabuk pengaman dengan benar. Setelah itu, melajulah mobil sport hitam milik Lee Jong Suk ke rumah sakit di daerah Cheongdamdong.

___

The Hope In My Life – J Rabbit

Dengan ragu-ragu, Krystal membuka pintu kamar yang dimaksud Suzy. Ia mengintip sedikit isi kamar Kai-Suzy yang lumayan kotor tersebut. Ia melihat sop yang tumpah di lantai kamar. Kemudian ia menghela nafas.

Krystal menuruni anak tangga dengan perlahan. Ia kemudian berjalan menuju kamar mandi. Tidak susah menemukan lokasi kamar mandi di rumah besar ini. Kamar mandi-nya terletak di dekat dapur dan cukup terlihat dari ruang tamu.

“Tongkat pel—tongkat pel—“ Krystal mencari-cari sesatu untuk membersihkan kamar Kai-Suzy. Ia agak risih melihat pemandangan yang seperti itu. Tidak lama, ia menemukan si tongkat pel dan langsung meraihnya. Ia membasahi kain pel-nya dan kemudian memerasnya. Selanjutnya ia naik ke lantai atas dengan tongkat pel di tangannya.

KRIITT.. Krystal membuka pintu kamar lebar-lebar. Kai masih terlelap di ranjang king-size di kamar Kai-Suzy. Tanpa ragu-ragu, Krystal membersihkan sisa sop di lantai kamar ini. Ia juga membereskan pakaian yang berserakan di sekitar ranjang. Ia melipatnya dengan rapi dan memasukkannya ke dalam lemari pakaian.

Setelah pekerjaan beres-beresnya selesai, Krystal kembali turun untuk membersihkan si tongkat dan kain pel. Begitu juga dengan tangannya.

“Tidak ada kompres disana…,” gumam Krystal di depan wastafel, “Apakah dia tidak mengkompres Kai?”

Krystal mendecakkan lidahnya dan lalu meraih sebuah baskom berukuran kecil. Ia menuangkan air hangat secukupnya ke dalam baskom tersebut. Kemudian ia meraih handuk kecil yang menggantung di leher keran panjang di wastafel.

___

Satu yang Suzy khawatirkan saat ini adalah ayahnya. Begitu turun dari mobil Jong Suk, ia menuju ruang UGD di lantai empat. Sampai-sampai ia lupa mengatakan terima kasih kepada pria yang baru ia kenal beberapa minggu yang lalu.

Lee Jong Suk faham mengapa Suzy khawatir sekali. Di mobil, Suzy menceritakan segalanya. Menceritakan kenapa ia harus cepat-cepat ke rumah sakit. Dan tidak ketinggalan, Suzy juga mengatakan kepadanya jika Suzy kini tinggal bersama suaminya di daerah yang jauh dari rumah sakit dimana ayahnya dirawat.

“Eomma!” Suzy berhambur ke pelukan Nyonya Bae. Sementara Lee Jong Suk memperhatikan dua insan di depannya yang sama-sama mencurahkan ke-khawatiran mereka.

Suzy menatap Nyonya Bae, “Eotteohke?”

“Baru malam tadi Eomma berkunjung ke kamar ayahmu bersama Nyonya Kim. Dan tidak terjadi apa-apa. Paginya Eomma mendapat telepon dari rumah sakit bahwa ayahmu dalam masa kritis. Ia kejang-kejang—“ Nyonya Bae tidak dapat melanjutkan perkataannya. Ia pun menangis.

“Sudahlah Eomma. Semuanya akan baik-baik saja,” Suzy memberikan Eomma-nya pelukan. Setelah Eomma-nya tenang, mereka berdua duduk berjajar dan diam.

Lee Jong Suk memilih pergi dari suasana hening tadi. Ia memilih berdiam diri di mobil. Mengapa suami Suzy tidak mengantarkan Suzy ke rumah sakit ini? Ia dengar tadi Ibu mertua dan Ayah mertua Suzy sudah dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Author POV end

Kai POV

Kepalaku pening sekali. Aku ogah membuka kedua mataku, ketika kudengar ada seseorang dalam kamar ini. Pasti Bae Suzy. Aku jadi teringat pertengkaran kami tadi pagi. Sebenarnya aku agak tidak enak dengannya. Tapi siapa suruh dia membawa-bawa nama Krystal Jung dalam pertengkaran pertama kami.

Salah. Kami berdua selalu seperti ini di kampus. Tetapi ini aku benar-benar kesal dan mungkin dia malah lebih kesal denganku. Seharusnya tadi aku tidak melempar sup buatannya. Aku menyesal, karena sekarang aku merasa lapar.

Aku bisa mendengar Suzy mengambil sesuatu di dekat kakiku yang terbungkus selimut. Ia mendengus dan duduk di dekatku.

“Jong In,” panggilnya sembari mengenggam pergelangan kakiku lembut, “Cepatlah sembuh. Aku pulang dulu.”

Aku tertegun mendengar kata ‘pulang dulu’. Suaranya juga berubah. Ini seperti bukan Bae Suzy. Aku mengenal dengan baik aroma dan juga gerak-gerik orang ini. Orang tadi menutup pintu kamarku dengan hati-hati dan cepat-cepat aku membuka kedua mataku karena penasaran.

Sekelebat bayangan seorang wanita muda tampak masih berdiri di luar kamarku. Selain rasa penasaran, aku juga takut. Apakah itu hantu? Mustahil. Sore-sore seperti ini ada penampakan hantu? Aku bisa mendengar wanita itu menuruni anak tangga dengan cepat. Kurasa, ia akan ke pintu utama untuk pulang. Tapi siapa dia?

Aku mengambil posisi duduk dan kemudian membuang selimut tak tentu arah. Kukenakan sandal kamar mandiku dan setengah terhuyung-huyung ke jendela besar di kamar ini. Kubuka kordennya dan aku melihat seorang wanita keluar dari rumah. Agaknya wanita tadi.

Rambut cokelat panjang itu—terlihat sangat familiar di mataku. Aku mengerutkan kening dan setelah tahu siapakah wanita misterius itu, aku mendengus. Dia adalah Krystal Jung. Buru-buru aku mengambil handphone di meja di dekat kasur.

Sebuah notifikasi adanya pesan yang masuk di layar handphone-ku membuatku gusar. Aku menatap keluar jendela. Niatnya aku ingin meneleponnya mumpung belum terlambat. Namun, dia sudah berada di dalam mobilnya dan menyalakan mesin. Sekali lagi aku mendengus. Ia pergi begitu saja dengan meninggalkan dua buah kata ‘Cepatlah sembuh’.

The Hope In My Life – J Rabbit -End

Aku membanting pantatku sendiri ke atas kasur. Aku membuka notifikasi di handphone-ku dan membaca pesannya. Pesan dari Eomma.

Kim Jong In, apakah kau tuli tidak mengangkat teleponmu?

“Eomma meneleponku?” gumamku sendiri dan kemudian menggeser pesan berikutnya.

Ayah mertuamu kritis, kenapa kau tidak datang? Apa saja yang kau kerjakan seharian ini isterimu sendiri kesini berkat bantuan seorang teman? Rumah sakit daerah Cheongdamdeong!

 

Aku terkejut. Tuan Bae kritis? Bae Suzy—pergi ke rumah sakit berkat bantuan seorang teman? Apakah Krystal Jung?

Baru berapa detik aku duduk di kasur, aku memutuskan untuk bangkit dan meraih jaket kulit cokelatku serta kunci mobil di meja. Aku pergi ke rumah sakit.

Kai POV end

Author POV

Lee Jong Suk memainkan kunci mobilnya sembari berjalan menuju halaman parkir. Ia masih memikirkan kondisi ayah Bae Suzy yang kritis. Ia jadi teringat dengan ayahnya sendiri. Dulu, Tuan Lee mengalami kecelakaan maut sehingga Tuan Lee koma dalam beberapa bulan.

“Bae Suzy, cepat angkat!”

Seorang laki-laki berkulit gelap setengah berlari ke arah yang berlawanan dengan Jong Suk. Jong Suk sendiri kaget begitu mendengar nama Suzy dari mulut laki-laki tadi. Ia menoleh ke belakang. Laki-laki itu memakai jaket kulit cokelat. Dalam hati Jong Suk tertawa. Apakah orang itu tidak memiliki selera fashion? Atau malah tidak sadar bahwa kulitnya sendiri sangatlah gelap jika dibandingkan dengan jaket kulit cokelat itu?

Jong Suk berfikir, “Apakah dia suami Suzy?” gumamnya.

___

Kai berlari di sepanjang koridor rumah sakit. Begitu ia melihat segerombolan orang –yang tidak seberapa jumlahnya- berlari ke arah dokter yang baru saja keluar dari salah satu ruangan, Kai refleks mendekati mereka. Ia dapat mengenali postur tubuh ibunya sendiri dari kejauhan. Pasti itu dokter dari Tuan Bae. Batinnya.

Ia berlari mendekati rombongan tersebut. Dan benar saja, itu adalah ayah ibunya beserta Suzy dan Nyonya Bae. Tidak lama setelah ia sampai, dokter tadi buru-buru pergi dengan wajah pucat. Perasaan Kai tidak enak.

“Eomma,” Kai tersengal-sengal. Ia menyentuh pundak ibunya yang sedang menatap kosong ke bawah. Sementara ayahnya melihat ke arahnya. Kai menatap ayahnya, “Waeyo?”

“Andwae!” Nyonya Bae menjerit dan berlari ke arah si dokter tadi.

Rasanya, darah dalam tubuh Kai berhenti mengalir. Jantung Kai juga berdetak cepat, tidak karuan.

“Tim dokter tidak bisa menyelamatkan nyawa Tuan Bae,” ujar Tuan Kim dengan suara lirih. Tuan Kim menepuk pundak Kai dan melirik ke arah Suzy, “Hiburlah isterimu sedikit.”

“Di-dia? Bae Suzy?” Kai ingat bahwa tadi pagi ia dan Suzy bertengkar.

“Sstt..,” Tuan Kim menyuruh Kai diam.

Kai menelan ludahnya. Ia menatap Suzy yang berdiri tidak jauh darinya. Dengan hati-hati, Kai mendekati isterinya itu. Namun Suzy tidak menoleh sedikitpun ke arahnya. Tatapan Suzy hanya tertuju kepada ibunya yang meraung-raung yang kini sedang ditenangkan oleh Nyonya Kim.

“Yya,” Kai tidak tahu bagaimana caranya agar Suzy berhenti menatap Nyonya Bae seperti itu, “Suzy-yya.”

Akhirnya, Suzy menoleh ke arah Kai. Ia sedikit mendongak dan menatap Kai sendu, “Bukankah kau sedang sakit?”

“A-aku sudah s-ssembuh,” Kai tergagap.

“Syukurlah,” Suzy tersenyum tipis dan hendak pergi meninggalkan Kai. Namun Kai menarik pergelengan tangannya.

“Mau kemana?” dengan wajah bodohnya, Kai bertanya kepada Suzy.

“Aku harus mengurus surat perceraian,” kata Suzy. Ia bertingkah seperti orang mabuk.

Red Bean – Lee Bo Ram

“Sst..,” Kai memberikan isyarat kepada Suzy untuk tidak mengatakannya saat ini, “Ikut aku!”

“Shirreo!” Suzy melepaskan tangan Kai dari pergelangan tangannya sendiri, “Aku ingin menunggu ayahku disini.”

“Bae Suzy,” tenggorokan Kai tercekat. Ia memang belum merasakan bagaimana kehilangan seseorang yang begitu ia cintai. Namun ia bisa merasakannya sekarang.

“Kai—“ Suzy menatap Kai dengan matanya yang kini mulai berair.

Kai menghembuskan nafas panjang. Ia berjalan mendekati Suzy, “Hmm?”

“Aku tidak mau dia pergi,” Suzy akhirnya menangis. Kai semakin tidak tahu apa yang akan dia lakukan sekarang. Ia menatap ayahnya yang turut membantu ibunya menenangkan Nyonya Bae.

Melihat Suzy menangis sesenggukan, Kai tambah iba. Akhirnya ia memberanikan diri untuk berdiri lebih dekat di depan Suzy dan menarik tubuh Suzy ke pelukannya. Kai berfikir mungkin pelukan akan membuat Suzy lebih tenang.

Suzy belum membalas pelukan Kai. Ia hanya menangis dalam pelukan Kai yang lumayan hangat baginya itu. Perlahan tangan Kai membelai rambutnya dengan lembut. Dan perlahan juga tangisannya mereda.

“Sst.. uljima,” kata Kai dengan suara lirih di dekat telinga Suzy, “Siapapun tidak mau orang yang mereka cintai itu pergi.”

“Aku benar-benar tidak mau dia pergi,” suara Suzy bergetar. Sementara Kai dengan telaten membelai rambut Suzy agar Suzy lebih tenang.

“Aku tahu,” Kai berhenti membelai rambut Suzy dan melepaskan pelukannya. Ia berdeham salah tingkah. Suzy kini mereda.

“Gomawo,” Suzy menarik ingusnya yang merosot sembari tersenyum kecil kepada Kai, “Pulanglah lebih dulu. Aku akan pulang dengan Eomma.”

Kai tidak tahu mau jawab apa. Ia sedikit pusing sekarang dan tiba-tiba ingin rebahan di kasur. Ia melirik ayahnya yang ternyata memperhatikannya dan juga memperhatikan Suzy dari kejauhan. Ayahnya memberikan isyarat bahwa Nyonya Bae meminta Kai untuk membawa Suzy pulang. Kai mengerti.

“Ayo pulang,” kata Kai kepada Suzy, “Eomma menyuruhku untuk membawamu pulang.”

“Ani. Seseorang sudah menungguku diluar. Sekali lagi, gomawo,” Suzy berjalan menjauh dengan langkah yang dibuat pelan-pelan agar tubuhnya yang sudah lemas itu tidak roboh. Lee Jong Suk muncul di ujung koridor dan tampak sekilas menatap Kai.

Kai mengerutkan keningnya. Ia seperti pernah melihat orang itu. Dan setelah diingat-ingat, Kai mendecakkan lidahnya, “Apa dia yang bernama Lee Jong Suk?”

Ada rasa kesal dalam diri Kai begitu melihat Jong Suk menutun Suzy berjalan.

Red Bean – Lee Bo Ram -End

___

Malam ini, Krystal kembali ke rumah Kai dan Suzy. Ia khawatir dengan keadaan Kai. Akhirnya ia memutuskan untuk melihat Kai dengan mata kepalanya sendiri daripada bertanya lewat isteri Kai yang menurutnya tidak becus itu.

Begitu melihat sebuah mobil parkir di halaman rumah Kai dan Suzy, air muka Krystal berubah menjadi cerah. Ia yakin bahwa mobil ini adalah mobil Kai. Dan benar saja, Kai turun dari mobil itu dan menyadari bahwa Suzy belum sampai.

“Krystal,” Kai tersenyum dan mendekati Krystal. Begitu pula Krystal.

“Apa kau sudah baikan?” tanya Krystal.

“Lumayan,” Kai menggaruk tengkuknya salah tingkah, “Apa yang tadi siang berada di kamarku itu—“

“Aku. Suzy bilang ia ada urusan jadi ia menyuruhku menjagamu tadi,” sela Krystal.

“Jeongmal?” mata Kai membulat, “Masuklah. Bagaimanapun kau ini tamu.”

Kai baru saja akan membuka pintu rumah. Krystal malah menarik lengan Kai, “Jong In-a.”

Dengan wajah bodohnya –sekali lagi- Kai menoleh ke arah Krystal yang berangsur mengalungkan kedua tangan ke lehernya. Kai terkejut dan menatap Krystal tidak percaya.

“S-Soo Jung-a,” Kai melotot ke arah Krystal, “Apa yang mau kau lakukan sekarang?”

Krystal berjinjit. Ia mendekatkan wajahnya ke wajah Kai dan bernafas di depan wajah Kai, “Saranghae.”

Tanpa ada rasa gugup, Krystal mencium bibir Kai. Ia menarik tengkuk Kai agar ia dapat leluasa menciumi bibir mantan namjachingu-nya itu. Dan alhasil, Kai sendiri membalas ciumannya dan melingkarkan kedua tangan ke pinggangnya yang terkenal kecil itu.

Beberapa detik kemudian, Kai tersadar bahwa ia adalah suami dari Suzy. Jika ada tetangga yang melihatnya dengan Krystal disini, ia pasti akan langsung dicap sebagai lelaki hidung belang.

“Jung Soo Jung,” Kai mendorong Krystal pelan, “Mianhae, na—“

BUK! Sebuah pukulan keras mendarat di tulang pipi Kai. Alhasil, Kai hampir jatuh tersungkur di lantai berkat pukulan tersebut. Ia memegangi pipinya yang kini terasa nyeri. Perlahan, ia melihat siapa yang barusan memukulnya. Penglihatannya kabur untuk sementara waktu. Beberapa saat kemudian ia baru bisa melihat seseorang yang memukulnya. Lee Jong Suk.

“Kai, gwenchana?” Krystal membantu Kai berdiri tegap.

“Apa kau tidak punya perasaan?” Jong Suk tidak terima setelah isteri Kai –sekaligus gadis yang ia cintai-, Bae Suzy melihat kejadian tadi, “Kau melakukannya di hadapan Suzy?”

Krystal menelan ludahnya. Ia mengaku ia salah mengambil tindakan seperti tadi. Begitu juga Kai yang malah sibuk mencari-cari keberadaan Suzy dengan matanya yang jelalatan. Di kejauhan, ia bisa melihat sosok Suzy berlari kecil menjauhi gang rumahnya ini.

“BAE SUZY!” Kai bergegas mengejar isterinya itu. Sementara Lee Jong Suk menyiapkan mobilnya dan Krystal hanya mematung disana saja.

Author POV end

Suzy POV

Apa-apaan ini? Dia baru saja menenangkanku tadi di rumah sakit. Tapi beberapa menit yang lalu, ia bersama Krystal Jung di rumah. Hanya berdua di rumah. Aku tahu, aku tidak ada hak untuk mengomel seperti ini. Tapi, apakah ia tahu setelah melihat scene tadi aku semakin hancur?

“BAE SUZY!”

Suara Kai sampai ke telingaku. Aku tidak mau menoleh. Aku benar-benar muak dengan sikapnya yang selalu berubah setiap waktu. Terkadang ia peduli, namun terkadang juga ia cuek. Beberapa menit kemudian ia sangat lembut. Dan satu jam kemudian ia berubah menjadi kasar, berisik.

“ITU TIDAK SEPERTI APA YANG KAU LIHAT!” serunya yang membuatku menghentikan langkahku.

The Name I Love – SHINee Onew ft. Kim Yeon Woo

Aku bisa mendengar derap langkah Kai yang semakin cepat. Dan.. sampai dia benar-benar di belakangku. Ia menarik lenganku, sehingga aku berdiri berhadapan dengannya.

“Bae Suzy, mianhae. Biar aku jelaskan,” katanya. Aku hanya diam menunggunya menjelaskan. Setidaknya, aku berikan dia lima menit, “Pertama, aku tahu aku ini adalah pria yang labil.”

Dalam hati, aku mencibir. Mau sampai bilangan ke-berapa Kai menjelaskannya kepadaku?

“Kedua, yang tadi kau lihat adalah kecelakaan.”

“Ketiga, aku tidak ingin kau salah paham dengan kecelakaan tadi. Jadi kumohon, mengertilah.”

“Keempat, apa kau tahu mengapa aku dengan cepat menjawab ‘YA’ ketika kita menikah?”

Mobil Jong Suk Oppa berhenti di hadapan kami berdua. Kai tampak tidak senang dengan kedatangan si mobil Jong Suk Oppa ini.

“Kai—“

“Bae Suzy, aku mencintaimu,” tuturnya yang segera membuat hati kecilku tertawa terbahak-bahak. Apa? Mencintaiku?

“Suzy-yya!” Jong Suk Oppa menurunkan kaca jendela. Ia menyuruhku masuk ke mobilnya, “Masuklah. Ppali!”

Aku menatap Kai sejenak dan kemudian aku masuk ke dalam mobil Jong Suk Oppa. Apa kau tahu apa arti dari mencintai, Kai?

Suzy POV end

Sebentar lagi part terakhir. Yeay(?) Terus pantengin ya. Ah pasti kalian udah tau kelanjutannya gimana. Tapi ya..terus pantengin deh yah wkwk. Oh iya, khusus untuk part terakhir, author siapin kejutan. Kejutan apa? Ada deh wahaha

Ending Theme : The Name I Love – SHINee Onew ft. Kim Yeon Woo

Advertisements

19 comments

  1. Elistya Kim99 · December 31, 2014

    Jijik sma si krystal sok cantik banget sih #eoh
    sukurin qm kai ,dia bilang cinta sma zyeonn .yg benar jj dia bilang kya gitu stelah apa yg dia lakukain sma zyeonn dia bahkan slalu mnemui dan mncari krystal trus saat sakit jg dia mengigau nama krystal ,trus dgn mudah.a ia bilang cinta sma zyeonn ,benar” sulit dipercaya itu gk msuk akal.
    Author jgn buat zyeonn percaya dgn mudah .

    Next.a ditunggu thor Fighting

  2. veda · December 31, 2014

    OMO knp kai bls ciuman krystal??? eeeeeyyyy NAPPEEEUUUNNNN krystal jd prusak hbungan orng #isssshhh
    suzy sabar ne, dy br ajj khilngan appanya
    eh skrng dy mlh liat kai sm krystal kiss??? aigoo
    NEXT PART 😀 aku pnsaran sm kjutanya. kira” apa kjutanya yh thor???

  3. YJiY · December 31, 2014

    iihhhh.. krystal..

  4. GIRL_HMSR · January 1, 2015

    ah nyesek banget liat ini.. suzy kan lagi sedih kenapa malah dikayak gituin. nextnya aku tunggu fighting! semoga tetap kaizy endingnya

  5. zullasuez · January 1, 2015

    udah cerai in kai aja

  6. annisa husna fadhilah · January 1, 2015

    Ceritanya makin seru gak sabar lihat endingnya
    semoga kaizy bersatu 😀

  7. nizmachoi · January 5, 2015

    Dsar krystal nnek lampir.. Kn kasihan uri suzy.. Ya ampun si kai jg masih labil gtu. Next part fighting thor

  8. parkheni · January 6, 2015

    krystal ini gimana yach,,
    suzy itu bukanya tidak becus,, babe nya meninggal non,,
    yang sebenarnya tidak becus siapa?? main cium suami orang hell Nooo,,,

  9. Serty · January 6, 2015

    Kai bilang dia mencintai Suzy. Tapi krystal orang yang selalu di ingatnya.
    Apa kai tidak salah bicara, dengan mudahnya mengatakan dia mencintai Suzy. Ck…..ck…… Kai benar2 labil.
    Gomawoyo.

  10. Dezee · January 8, 2015

    Waduh kristal tau kai pnya istri nyosor jha d dpan rmah lg.
    Apakah ayah suzy akan smbuh?

  11. sondankh simamora · January 9, 2015

    Kai dan krystal jeongmal nappeun! Nan jeongmal miweo!

  12. ratuhermikusumah · January 12, 2015

    krystal knp jahat udh tau kai udh punya istri dan kai malah ikut tebuai/? -.- nappeun -,- untung ada jongsuk oppa -,-
    huwaa penasaran sama lanjutannya -,- keutan apa? apa akan ada squelnya?
    nexxt ya thor hwaitingg 😀

  13. Dewi Kim L · January 13, 2015

    kai terlalu labil deh. yang jelas dong. next thor ^^

  14. ji · February 5, 2015

    Ya ampun kau memang labil sekali kamjong-ah

  15. lovesooji · February 5, 2015

    beneran kai mencintai suzy??
    heh..dasar labil

  16. suzyholic · February 6, 2015

    Eisssh kaiii labiiil bgt..
    Jahaaat tspii ama suzy..😢

  17. Kai Suzy · June 5, 2015

    Nahloh, tu kan Zyeonn sakit hati isshh kkamjong neo jinjja, soojung udahlah jgn ganggu mrk lgi jeball

  18. rifqa0390 · June 27, 2015

    Kenapa seseorang bru sadar jika dia sebenarnya mencintai orang itu disaat orng itu akan pergi…??
    Kai kai??

  19. suzyholic · October 25, 2015

    Kesiaan bgt suzy yaaa..
    Ngrliaat langsung lagi suaminya ciumaaan..
    Hiiks..
    Kaai cintaa suzy ? Seriusaan ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s